Sota Fukushi Dikritik Sebagai ‘Sayap Kanan’, Netizen Korea Protes

by -38 Views

Drama Korea Can This Love Be Translated segera merilis seluruh 12 episode yang bisa ditonton secara maraton di Netflix. Namun, meskipun mendapat sambutan hangat dari penonton di seluruh dunia, drama ini justru dihadapi penolakan dari Korea Selatan. Penolakan ini didasari oleh anggapan netizen Korea (K-Netz) terhadap Sota Fukushi, aktor Jepang yang memerankan Hiro Kurosawa sebagai ‘sayap kanan’. K-Netz mengingat kembali program istimewa yang mengangkat ‘Pasukan Khusus Kamikaze’ sebagai bagian dari sejarah perang, di mana Sota mengungkap penghargaannya terhadap kakeknya yang pernah terlibat dalam pelatihan pasukan tersebut. Pasukan khusus Kamikaze sendiri adalah unit pilot bunuh diri Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia II yang dianggap patriotik oleh warga Jepang.

Sementara di Korea Selatan, program TV yang mengangkat topik tersebut menuai kritik tajam dari penonton. Mereka merasa program tersebut hanya menyoroti pengorbanan generasi muda tanpa mempertimbangkan agresi dan tanggung jawab Jepang sebagai pelaku perang. Akibat kontroversi ini, netizen Korea menunjukkan ketidaksetujuan terhadap keputusan Sota menerima proyek drama dari Korea Selatan. Meskipun disorot oleh kontroversi, Sota Fukushi membuktikan bakat aktingnya dengan sukses dalam perannya dalam Can This Love Be Translated. Aktor asal Jepang ini dikenal karena peran-perannya dalam sejumlah film seperti Koinaka, Bleach, dan As the Gods Will. Proyek terbarunya, Can This Love Be Translated, menampilkan Sota sebagai Hiro Kurosawa dan kemampuannya dalam memerankan karakter yang kompleks dengan baik. Meskipun drama ini menimbulkan kontroversi di Korea Selatan, Sota Fukushi tetap menunjukkan kualitas aktingnya yang tak diragukan lagi.

Source link