Beberapa pabrikan telah mencoba untuk membebani mobil mereka dengan layar sentuh dan mengurangi kontrol fisik, namun Kia tetap setia pada tombol untuk fungsi inti seperti HVAC dan media dalam kendaraan terbarunya. Hal ini merupakan keputusan yang disambut baik oleh banyak orang, karena memudahkan aksesibilitas dan penggunaan yang lebih efisien. Kia percaya bahwa tombol fisik tetap diperlukan untuk fungsi-fungsi penting agar pengemudi tidak terganggu saat mengendarai mobil.
Kia juga mengakui pentingnya menemukan keseimbangan antara teknologi baru dan kebutuhan pengguna. Jochen Paesen, kepala desain interior Kia, mengatakan bahwa menambahkan fitur tanpa henti tidaklah cukup, fitur tersebut harus benar-benar berguna dan tidak sulit diakses. Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa pabrikan lain seperti Mercedes-Benz, Ferrari, Volkswagen, dan Skoda juga telah mengakui bahwa kontrol fisik sangat penting dalam kenyamanan pengguna.
Keputusan Kia untuk mempertahankan tombol fungsional dan penting di mobil mereka adalah langkah yang tepat. Hal ini membantu merek ini membedakan diri dari pesaing dan menunjukkan bahwa Kia selalu mendengarkan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan terus menyempurnakan panel instrumen yang kaya akan tombol, Kia berusaha memberikan pengalaman mengemudi yang lebih baik dan lebih aman bagi pengguna.





