Mercedes sedang mempersiapkan debut facelift S-Class yang dijadwalkan pada 29 Januari dengan membagikan rincian lebih lanjut tentang perubahan yang akan terjadi. Facelift S-Class terbaru ini merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan Mercedes untuk model andalannya, dengan lebih dari 2.700 komponen baru atau diperbarui, sekitar setengah dari seluruh bagian kendaraan. Salah satu tambahan yang menonjol adalah sabuk pengaman berpemanas, yang diungkapkan dalam wawancara CEO Mercedes, Ola Källenius dengan ABC News. Fitur ini tidak sepenuhnya mengejutkan karena sebelumnya telah muncul dalam konsep Experimental Safety Vehicle (ESF) dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Konsep pemanasan sabuk pengaman ini dirancang untuk mendorong penumpang menggunakan sabuk saat cuaca dingin, serta untuk mengurangi risiko kelonggaran sabuk pengaman. Tidak hanya itu, teknologi ini juga berkontribusi pada efisiensi kendaraan dengan potensi peningkatan jarak tempuh hingga enam persen untuk mobil listrik dalam kondisi dingin. Sistem pemanasan sabuk ini beroperasi secara otomatis dan menghitung output yang optimal berdasarkan berbagai faktor, termasuk suhu luar, suhu kabin, dan sinar matahari.
Meskipun sabuk pengaman berpemanas terdengar unik, manfaatnya sulit diabaikan. Namun, kemungkinan fitur ini tidak akan tersedia sebagai standar, dan pembeli mungkin perlu membayar ekstra. Selain itu, walau Mercedes memperkenalkan inovasi ini, masih ada beberapa kritik terhadap interior S-Class, seperti kebutuhan akan kontrol fisik yang lebih baik dan peningkatan kualitas material. Seiring dengan teaser-teaser dan informasi terkini, penantian para penggemar untuk melihat S-Class yang diperbarui semakin mendekat.





