Mercedes-Benz telah memperkenalkan GLC listrik terbaru sebagai langkah penting dalam strategi EV. Dengan upaya yang mereka curahkan dalam mengembangkan generasi EV berikutnya, mereka berhasil menciptakan platform baru dengan spesifikasi teknis yang menarik. Dan hasilnya, permintaan untuk GLC EV baru ini jauh melampaui ekspektasi perusahaan. SUV listrik ini telah berhasil debut di Jerman dan sudah menjadi objek pemesanan konsumen Eropa. Terbukti dengan buku pemesanan yang sudah terisi hingga paruh kedua 2026. Fitur khususnya, seperti kemampuan menempuh jarak hingga 644 km dalam sekali pengisian penuh dan pengisian baterai dalam waktu kurang dari 30 menit, menjadi daya tarik bagi konsumen.
Mercedes-Benz juga telah meningkatkan produksi GLC with EQ Technology di pabrik Bremen, Jerman, dengan tiga shift termasuk shift pada hari Sabtu. Jika permintaan terus meningkat, mereka bahkan akan memperluas produksi ke pabrik lain. Hal ini menunjukkan bahwa mobil ini telah berhasil menarik minat konsumen dan mencatat kesuksesan seperti halnya BMW iX3. Diharapkan, pengiriman GLC 400 4Matic ke pasar AS akan dimulai pada akhir 2026, disusul oleh penjualan GLC 300+ pada awal 2027. Meski harga resminya masih belum diketahui di Amerika, di Jerman GLC 400 4Matic dibanderol mulai €67.716,95 (sekitar $79.500).
Dari segi performa, GLC 300+ memiliki tenaga 275 kW dan torsi 503 Nm, sementara GLC 400 4Matic dilengkapi dengan dua motor listrik total 360 kW dan torsi 808 Nm. Keduanya memiliki akselerasi yang cepat, mampu mengisi daya dari 10-80% dalam waktu kurang dari 24 menit dengan puncak daya pengisian 330 kW. Jarak tempuh maksimalnya juga sangat impresif, mencapai lebih dari 644 km dalam sekali pengisian penuh. Keseluruhan, GLC listrik terbaru dari Mercedes-Benz menjanjikan performa dan kenyamanan yang optimal bagi pengguna yang peduli akan teknologi ramah lingkungan.





