Dokter Cianjur Meninggal karena Tertular Campak saat Bertugas

by

Seorang dokter internship inisial AMW (25) yang sedang menjalani magang di RSUD Pagelaran meninggal dunia setelah terpapar campak. Korban kemungkinan sudah terinfeksi sebelum tanggal 18 Maret, saat pertama kali gejala muncul. Pada 18 Maret, AMW mulai merasakan gejala awal berupa demam, flu, dan batuk. Meskipun meminta izin untuk tidak berdinas, korban tetap masuk kerja dan menjalani dinas selama tiga hari berturut-turut, termasuk menangani pasien campak dengan alasan merasa tubuh masih fit. Pada 21 Maret mulai muncul ruam pada kulit, salah satu gejala khas campak, namun ia masih bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk menangani pasien suspek campak. Setelah munculnya ruam di tubuh, AMW memperburuk kondisinya dengan cepat hingga akhirnya meninggal pada Kamis siang. Penelusuran epidemiologis menunjukkan bahwa AMW positif terinfeksi campak dengan komplikasi pada jantung dan otaknya. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi tenaga kesehatan untuk tidak bertugas ketika sedang bergejala guna mencegah penularan dan risiko perburukan kondisi.

Source link