Pramono Geram Laporan JAKI Dibalas Foto AI: Penjelasan dan Konsekuensi

by

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung mengambil langkah tegas terkait aduan warga di aplikasi JAKI yang hasilnya diduga ditindaklanjuti dengan foto editan atau Artificial Intelligence (AI). Ia memerintahkan Inspektorat untuk menyelidiki dugaan pelanggaran yang melibatkan aparatur wilayah setempat. Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan mentolerir tindakan manipulatif dalam pelayanan masyarakat. Siapapun yang terbukti memanipulasi tindak lanjut pelaporan akan dikenai sanksi sebagai bentuk menjaga prinsip keterbukaan publik.

Pramono menekankan pentingnya transparansi dalam penyelesaian keluhan masyarakat, menilai bahwa pemalsuan penyelesaian aduan dengan AI sama artinya dengan berbohong langsung kepada warga Jakarta. Laporan awal warga mengenai masalah parkir liar di salah satu perumahan di Jakarta Timur menjadi sorotan, di mana terdapat kejanggalan pada foto bukti tindak lanjut di aplikasi JAKI. Kejanggalan tersebut menimbulkan dugaan bahwa penyelesaian masalah dilakukan dengan memanipulasi foto menggunakan kecerdasan buatan. Tindakan ini dianggap tidak etis dan Pramono memastikan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Source link