Luka Ansy Jan De Vries: Penyebab dan Penanganan Bisul

by

Ansy Jan De Vries Bukan Korban Begal, Tapi Bisul Pecah

Jakarta, CNN Indonesia — Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memastikan bahwa luka yang diderita oleh model Ansy Jan De Vries sebenarnya bukan disebabkan oleh aksi pembegalan, melainkan akibat bisul yang pecah. Hal ini berdasarkan hasil visum terhadap luka yang dialami Ansy.

Pada Kamis kemarin, Ansy juga telah dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Siber Polda Metro Jaya untuk mendalami klaimnya sebagai korban begal di media sosial. Dilakukan undangan klarifikasi dari penyidik untuk memahami motivasi Ansy terkait pernyataannya.

Penyelidikan Terkait Klaim Korban Begal

Sebelumnya, tersebar kabar bahwa Ansy Jan De Vries menjadi korban begal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Namun, setelah diselidiki, pihak kepolisian memastikan bahwa Ansy bukan korban aksi kriminal tersebut. Direktorat PPA dan PPO, Satres PPA PPO Jakarta Barat, Polsek Kebun Jeruk, serta UPT P3A dan psikologi turut melakukan penelusuran terhadap klaim tersebut.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan RS Sumber Waras, tempat Ansy dikabarkan menjalani perawatan medis akibat dugaan tindak kriminal. Namun, hasilnya menunjukkan bahwa Ansy tidak pernah dirawat di rumah sakit tersebut.

Penjelasan Kepolisian tentang Kejadian

Kepolisian menyimpulkan bahwa narasi yang beredar di media sosial terkait Ansy Jan De Vries sebagai korban begal bermotif iseng, tanpa dasar yang jelas. Hal ini setelah dilakukan interogasi dan pendalaman terhadap informasi yang beredar.

Dengan demikian, klarifikasi dari pihak kepolisian menegaskan bahwa Ansy Jan De Vries bukanlah korban dari aksi kriminal begal maupun kejahatan lainnya. Penyelidikan terus dilakukan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat mengenai kejadian tersebut.

Source link