Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan sayembara senilai Rp750 juta bagi siapa pun yang bisa menemukan Aman Yani di Kabupaten Indramayu. Sayembara ini digelar setelah adik Aman Yani bertemu dengan Gubernur Dedi Mulyadi dan memberikan informasi mengenai keberadaan Aman Yani yang tidak diketahui.
Siapa Aman Yani?
Aman Yani mencuat dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu pada Agustus 2025. Kasus tersebut menewaskan lima anggota keluarga dan menyisakan tanda tanya besar terkait dengan keterlibatan Aman Yani sebagai otak dari kejahatan tersebut.
Dalam pengadilan, salah seorang terdakwa, Priyo Bagus Setiawan, menyinggung nama Aman Yani bersama tiga pelaku lainnya, yaitu Joko, Yoga, dan Hadi. Namun, keterlibatan Aman Yani dipertanyakan karena selama bertahun-tahun sosoknya hilang dan dilaporkan tenggelam sejak 2016.
Kronologi Kasus Aman Yani
Keluarga Aman Yani tidak tinggal diam setelah namanya terseret dalam kasus pembunuhan tersebut. Mereka melaporkan Priyo Bagus Setiawan ke Polres Indramayu atas dugaan merintangi proses peradilan dan menyebarkan tuduhan tanpa dasar terhadap Aman Yani.
Kuasa hukum keluarga, Ruslandi, menyampaikan bahwa tudingan terhadap Aman Yani sangat tidak berdasar. Keluarga mencatat bahwa Aman Yani terakhir kali berpamitan pada Maret 2016 sebelum menghilang tanpa jejak setelah merantau ke Bandung.
Upaya Menemukan Aman Yani
Berdasarkan unggahan Gubernur Dedi Mulyadi, dia meminta Aman Yani untuk kembali dan menjelaskan bahwa dana pensiun Aman Yani telah dicairkan oleh pihak lain tanpa persetujuannya. Dedi menegaskan bahwa uang senilai Rp750 juta akan diberikan kepada siapa pun yang dapat membawa Aman Yani kembali.
Aman Yani diharapkan kembali ke Indramayu untuk bertemu dengan keluarganya, meskipun status pernikahannya telah berubah. Gubernur Dedi Mulyadi memberikan dorongan kuat untuk mencari keberadaan Aman Yani demi keadilan dan kebenaran dalam kasus ini.





