PDIP Berharap Pemerintah Responsif terhadap Kritik dalam Krisis

by

Jakarta, CNN Indonesia — Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah berharap pemerintah bisa menerima kritik secara terbuka di tengah kondisi pelemahan mata uang rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Menurut Said, penting bagi pemerintah untuk menerima masukan daripada menyalahkan faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan.

Pemerintah Diminta Bersikap Terbuka

Said Abdullah menekankan bahwa lebih baik bagi pemerintah untuk bersikap terbuka terhadap kritik saat ini. Menurutnya, persoalan seperti keputusan The Fed dan ketegangan di kawasan Teluk merupakan hal yang di luar kendali Indonesia. Oleh karena itu, lebih baik fokus pada persiapan yang terencana dan eksekusi yang baik untuk mengatasi gejolak ekonomi yang sedang terjadi.

“Pemerintah harus menerima kritik dan masukan dari berbagai pihak demi menyelesaikan masalah seperti nilai tukar dolar, yield SBN yang tinggi, dan penurunan IHSG,” kata Said.

Langkah-Langkah Penting untuk Memulihkan Pasar

Politikus PDIP ini juga menyampaikan tiga langkah penting yang harus segera dilakukan pemerintah guna memulihkan kepercayaan pasar. Pertama, menjaga konsistensi dalam kebijakan agar tidak menimbulkan ketidakpastian di kalangan pelaku usaha. Kedua, mengelola kebijakan fiskal secara sehat dengan mempertimbangkan defisit APBN 2027. Dan ketiga, melakukan perbaikan tata kelola program pemerintah yang sedang berjalan.

Said Abdullah juga menyoroti pentingnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera memperbaiki tata kelola bursa dan meningkatkan transparansi kepemilikan saham di pasar modal. Menurutnya, langkah-langkah ini akan membantu memperbaiki stabilitas ekonomi Indonesia di masa yang akan datang.

Source link