Wagub DKI: Jakarta Fair 2027 Harus Lebih Meriah di 500 Tahun Jakarta
Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan harapannya agar gelaran Jakarta Fair tahun depan dapat lebih besar dan meriah, sesuai dengan perayaan 500 tahun Jakarta. Hal ini disampaikan Rano saat penutupan Jakarta Fair 2026 pada Minggu (12/7) malam.
Optimisme Rano Karno
Rano Karno menekankan bahwa Jakarta Fair tahun depan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Ia menyoroti peningkatan jumlah pengunjung sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 6,1 juta pengunjung turut hadir dalam acara tersebut, dengan total transaksi mencapai Rp8,2 triliun.
“Ini mengindikasikan bahwa kekuatan ekonomi Jakarta masih cukup survive di dalam situasi ekonomi seperti ini, karena di Jakarta Fair berkumpul UMKM, pengusaha kecil, dan penyelenggara memberikan berbagai kemudahan dengan diskon-diskonnya,” ujar Rano.
Jakarta Fair Bukan Sekadar Pameran
Lebih jauh, Rano Karno menjelaskan bahwa Jakarta Fair bukan sekadar ajang pameran biasa. Ia menyebut acara tersebut sebagai miniatur Jakarta yang menggambarkan kerjasama antara pemerintah, dunia usaha, UMKM, industri kreatif, dan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian kota.
Dengan melibatkan lebih dari 1.800 stan, 2.800 peserta, serta ratusan pelaku UMKM dan industri dari berbagai daerah, Jakarta Fair menjadi wadah untuk memamerkan produk unggulan nasional. Selain itu, acara ini juga menjadi ruang untuk pertemuan, peluang usaha, investasi, dan kreativitas.
Dengan demikian, Jakarta Fair 2027 diharapkan dapat menjadi momen yang lebih spektakuler dan bermanfaat untuk merayakan sejarah panjang Jakarta yang berusia setengah milenium.





