Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan bahwa jadwal keberangkatan ibadah haji dari Indonesia ke Arab Saudi pada tahun ini tetap berlangsung sesuai rencana, meskipun situasi konflik di Timur Tengah semakin meruncing. Dalam sebuah acara di Surabaya, Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia diharapkan dapat dimulai pada akhir bulan depan tanpa adanya perubahan yang signifikan.
Menurutnya, persiapan dan jadwal keberangkatan masih berjalan lancar tanpa gangguan apapun. Semua aspek layanan, termasuk akomodasi dan transportasi, telah disiapkan dengan baik. Dari segi pendanaan, semua dukungan juga telah dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan. Meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah memanas, penerbangan langsung menuju Arab Saudi tetap tersedia tanpa dampak yang signifikan.
Pemerintah Indonesia juga terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk memantau perkembangan situasi terkini di Timur Tengah. Kuota jemaah lanjut usia tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni lima persen dari total kuota haji. Penyelenggaraan ibadah umrah juga tetap berjalan aman dengan pengawasan ketat terhadap kepulangan jemaah.
Dengan harapan bahwa situasi tetap kondusif, pemerintah berupaya untuk memastikan seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh jemaah.
