Panglima TNI Pimpin Pemberangkatan Satgas Konga UNIFIL ke Lebanon
Jakarta, CNN Indonesia — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin Upacara Pemberangkatan Satgas Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Kamis (21/5).
Kontingen Satgas TNI Konga UNIFIL terdiri dari 744 personel dengan rincian 571 personel TNI AD, 79 personel TNI AL, 63 personel TNI AU, serta 31 personel Mabes TNI. Agus menyampaikan bahwa keikutsertaan TNI dalam misi perdamaian dunia adalah wujud kepercayaan internasional terhadap profesionalisme prajurit Indonesia.
Tugas Berat Bagi Prajurit TNI di Lebanon
Jumlah personel lebih dari 700 prajurit TNI yang dikirim untuk bergabung dengan UNIFIL di Lebanon merupakan rotasi untuk menggantikan pasukan Indonesia yang sedang bertugas di sana. Lebanon, terutama wilayah selatan, saat ini merupakan pusat konflik di Timur Tengah akibat peperangan antara milisi Hizbullah dan Israel.
Perang tersebut telah menelan korban jiwa prajurit UNIFIL, termasuk dari Indonesia, akibat serangan yang terjadi di Lebanon bagian selatan. Beberapa korban tewas dari Indonesia adalah akibat serangan Israel yang difokuskan ke wilayah Lebanon selatan.
Penghormatan Bagi Prajurit TNI yang Gugur
Pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi, India, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan pentingnya keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB, termasuk yang berasal Indonesia. Sugiono menyampaikan penghormatan dan solidaritas terhadap para prajurit yang gugur selama menjalankan tugasnya, serta menuntut pertanggungjawaban penuh.
Dengan demikian, keikutsertaan prajurit TNI dalam Konga UNIFIL di Lebanon memerlukan kewaspadaan ekstra dan kedisiplinan yang tinggi untuk menjaga keselamatan dan keberhasilan misi perdamaian yang diemban.





