Menyikapi Potensi El Nino pada Musim Kemarau
Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengungkap langkah pemerintah dalam menghadapi potensi El Nino menjelang musim kemarau di Indonesia. Dalam rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah jajaran terkait, AHY menegaskan pentingnya persiapan untuk menghadapi dampak kemarau yang mungkin terjadi.
Kesiapan Infrastruktur Sumber Daya Air
Menurut AHY, dari sisi infrastruktur, kesiapan sumber daya air menjadi fokus utama. Salah satu aspek pentingnya adalah memastikan ketersediaan air bersih dapat terjamin. Hal ini termasuk memperhatikan debit air bendungan dan waduk agar mencukupi kebutuhan air bersih dan mendukung irigasi.
AHY menekankan betapa pentingnya irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian selama musim kemarau. Meskipun total neraca air Indonesia masih memadai, tetapi Ancaman El Nino dapat meningkatkan risiko kekeringan yang berdampak pada sektor pangan dan ekonomi.
Antisipasi dan Respons Terhadap El Nino
Menyikapi potensi bahaya El Nino yang terjadi bersamaan dengan musim kemarau, AHY menegaskan bahwa pihak terkait tidak boleh lengah. Ancaman kebakaran hutan dan lahan juga perlu diantisipasi dengan serius.
Pemerintah telah menyiapkan Satgas dan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca untuk mengatasi titik-titik panas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, upaya pemantauan debit air di bendungan dan waduk juga diperkuat untuk memastikan pasokan air aman selama musim kemarau.
Dengan langkah-langkah preventif dan responsif yang diambil pemerintah, diharapkan risiko yang ditimbulkan oleh El Nino dapat diminimalkan sehingga dampak pada masyarakat, terutama sektor pertanian dan ekonomi, dapat dikelola dengan baik.





