Getaran Erupsi Anak Krakatau Dirasakan Warga Pandeglang Sejak Jam 1

by

Warga Pandeglang Merasakan Getaran Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jakarta, CNN Indonesia — Fauzan, seorang warga Kampung Baru, Kecamatan Labuan, Pandeglang, merasakan getaran terus-menerus akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi di Selat Sunda. Getaran ini terus dirasakan Fauzan sejak dini hari dengan intensitas yang semakin kuat.

Fauzan mengungkapkan bahwa pada Sabtu (5/9), pintu rumahnya mulai bergetar sejak pukul 01.00 WIB. Meskipun intensitas getaran tersebut terus meningkat hingga pagi hari, Fauzan bersama keluarganya memilih untuk mengungsi ke Kota Serang sebagai tindakan antisipasi.

Intensitas Getaran Semakin Meningkat

Melalui video yang dibagikan oleh Fauzan, terlihat bahwa pintu rumahnya bergetar secara terus-menerus seolah ada upaya untuk membukanya dengan paksa. Pada awalnya, getaran hanya dirasakan di bagian depan atau area pintu, namun kemudian menyebar dan menjadi lebih kuat hingga ke bagian belakang rumah.

“Getaran awalnya hanya terasa pada bagian depan atau area pintu, tapi kemudian menjadi makin kuat hingga menjangkau bagian belakang rumah dan ruangan belakang,” kata Fauzan seperti dilansir dari detik.com.

Keputusan Mengungsi ke Kota Serang

Menjelang pagi, getaran masih terus dirasakan, termasuk saat Salat Subuh. Hal ini membuat Fauzan dan keluarganya untuk segera mengungsi ke Kota Serang yang dianggap lebih aman dari dampak getaran Gunung Anak Krakatau.

Kondisi jalanan di sekitar wilayah tersebut terpantau sepi dan beberapa warga lainnya juga dikabarkan mengungsi sementara. Fauzan juga mengkhawatirkan keselamatan warga di area Pantai Carita yang lebih dekat dengan Gunung Anak Krakatau.

Dengan kondisi geografis Labuan yang lebih tinggi dan berjarak agak jauh dari bibir pantai, Fauzan berharap agar semua warganya tetap waspada dan memperhatikan kondisi keamanan secara keseluruhan.

Source link