Polisi Berhasil Menangkap 7 Pelaku Peredaran Narkotika Joker Malaysia di Makassar
Polisi berhasil menggerebek jaringan peredaran narkotika di Makassar, Sulawesi Selatan, yang dikenal dengan nama Joker Malaysia. Dalam operasi ini, polisi menangkap 7 pelaku dan menyita sebanyak 9 kilogram sabu beserta puluhan butir pil ekstasi. Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara, mengonfirmasi keberhasilan operasi ini kepada para wartawan pada Sabtu (5/9).
Peran Para Pelaku dan Identifikasi Bandar Narkoba
Dari ke-7 pelaku yang berhasil diamankan, mereka masing-masing memiliki inisial EA, SI, SA, AD, DK, SB, dan EW. Mereka diketahui sebagai pihak yang bertugas sebagai penghubung antara bandar narkoba asal Malaysia dengan konsumen. Lulik menjelaskan bahwa para pelaku ini merupakan kaki tangan dari bandar sabu asal Malaysia yang saat ini tengah dijadikan target identifikasi oleh pihak kepolisian.
Lulik juga menambahkan bahwa para pelaku ini menggunakan pembungkus sabu dan pil ekstasi yang memiliki logo gambar wajah Joker. Hal ini yang menjadi ciri khas dari jaringan peredaran narkoba Joker Malaysia yang berhasil digerebek oleh pihak kepolisian.
Penyebaran Sabu ke Berbagai Kota di Indonesia
Menurut Lulik, jaringan Joker Malaysia ini telah sukses mengirimkan sabu ke empat kota besar di Indonesia, antara lain Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Namun, upaya peredaran tersebut berhasil diungkap oleh Satnarkoba Polrestabes Makassar. Operasi ini merupakan hasil dari kerja sama antara pihak kepolisian di beberapa wilayah, seperti Makassar, Pinrang, Surabaya, Pasuruan, dan Depok.





