Partai Golkar Mempertahankan Komitmen Soliditas Koalisi
Jakarta, CNN Indonesia — Partai Golkar menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga soliditas koalisi pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap isu manuver yang beredar terkait salah satu partai anggota koalisi.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa partainya terus berupaya memastikan agar koalisi pemerintahan tetap solid dan mendukung kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Upaya Konsolidasi Dalam Koalisi
Sarmuji menekankan, “Kalau Golkar suara Sekjen adalah juga komitmen Ketua Umum [Bahlil Lahadalia]. Golkar akan tetap berusaha agar koalisi tetap solid mendukung pemerintah.” Ia juga menegaskan bahwa para Sekretaris Jenderal partai politik lainnya juga telah berkomitmen untuk terus mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Menanggapi adanya perbedaan sikap, Sarmuji menyatakan bahwa saat pertemuan antar Sekretaris Jenderal, semua menyatakan komitmen solid mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, ia mengaku tidak mengetahui jika terdapat perbedaan antara sikap Sekjen dan Ketua Umum dari partai-partai tersebut.
Tanggapan Terhadap Isu Poros Kekuatan Politik
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan adanya dugaan bahwa dua poros kekuatan politik mulai bersiap menyusun kekuatan untuk pemilihan presiden mendatang. Hal ini merujuk pada pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, yang dinilai sebagai sinyal adanya poros politik Cikeas yang bersiap maju dalam pilpres.
Demokrat sendiri telah menegaskan dukungannya untuk pemerintahan Prabowo, dan membantah bahwa pidato AHY di HUT partai itu sebagai pembahasan untuk Pilpres 2029. Saat puncak acara HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY menyatakan tujuan Demokrat adalah menyukseskan pemerintahan Prabowo Subianto.
Posisi Demokrat yang jelas ini sejalan dengan upaya mewujudkan kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan saat ini. Dengan demikian, berbagai pernyataan dan langkah yang diambil oleh partai-partai koalisi menjadi penting untuk mempertahankan stabilitas dan soliditas dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. (van/fra)





