Gempa di Kepulauan Seribu, KRL Berhenti Sementara
Pada hari ini, sebuah gempa dengan kekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Kepulauan Seribu dan membuat kereta Commuter Line berhenti sementara operasionalnya. KAI Commuter mengumumkan bahwa perjalanan KRL dihentikan untuk melakukan pengecekan jalur secara menyeluruh setelah gempa tersebut terjadi.
Pengecekan Jalur Pasca Gempa
Selang 30 menit kemudian setelah pengumuman penghentian sementara, KAI memperbarui informasi mengenai pengecekan jalur pasca gempa. Mereka menyatakan bahwa pengecekan jalur telah selesai dilakukan dan perjalanan Commuter Line lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, dan Tanjung Priok kembali beroperasi normal setelah proses penguraian kepadatan lalu lintas.
Normalisasi Perjalanan Commuter Line
Meskipun demikian, Commuter Line lintas Tangerang membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan pengecekan jalur. Namun, beberapa menit kemudian, jalur tersebut juga dinyatakan sudah dibuka kembali untuk operasional KRL.
KAI Commuter juga meminta maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line akibat dari penghentian sementara dan proses penguraian kepadatan lalu lintas yang masih berlangsung. Mereka berterima kasih atas pengertian dari para penumpang Commuter Line.
Beberapa pengguna KRL sempat bertanya mengenai keterlambatan kedatangan kereta. KAI Commuter menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh proses penguraian kepadatan lalu lintas yang masih berlangsung akibat dari pengecekan jalur pasca gempa.





