Banjir setinggi 1,7 meter melanda perumahan di Pondok Karya, Jakarta Selatan. Tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya turun tangan untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir, termasuk seorang nenek bernama Sulis yang berusia 84 tahun. Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan Nenek Sulis yang terjebak banjir.
“Ibu Sulis (84), seorang lansia, dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk beristirahat setelah rumahnya terdampak banjir,” kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto. Tim Brimob terus memantau dan membantu warga yang terisolasi akibat genangan air, dengan ketinggian mencapai 1,7 meter di dalam perumahan dan 1,2 meter di bagian depan.
Selain di Pondok Karya, genangan juga terjadi di Jalan Kapten Tendean dengan ketinggian sekitar 40 cm, namun lalu lintas masih dapat dilalui. Personel Brimob melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran dan keselamatan di jalan tersebut. Kolaborasi antara Brimob dan instansi terkait terus ditingkatkan untuk mengamankan warga terdampak banjir.
Data dari BPBD DKI Jakarta menunjukkan ada 48 RT dan 16 ruas jalan yang tergenang banjir, dengan ketinggian air bervariasi terutama di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. BPBD DKI telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak. Bersamaan dengan cuaca yang masih turut hujan, polisi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lebih lanjut.





