Remaja di Nabire Bakar Teman Wanita Hingga Tewas karena Takut Aib Terbongkar
Seorang remaja SMP di Nabire, Papua Tengah, berinisial AWS (15) tega membakar teman perempuannya berinisial CK (14) hingga tewas. Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek mengatakan bahwa AWS diduga melakukan tindakan tersebut karena takut hubungan intim mereka akan diketahui orang tua.
Menurut keterangan polisi, korban dan pelaku pernah berpacaran pada Mei 2026 dan keduanya pernah melakukan hubungan badan. Namun, hubungan mereka berakhir pada Juni 2026 setelah pelaku menjalin kedekatan dengan perempuan lain di sekolah. Korban yang tidak menerima keputusan tersebut kemudian mengancam akan memberitahu orang tua pelaku.
Insiden Tragis Hingga Penangkapan Pelaku
Korban akhirnya ditemukan terbakar di Jalan Waroki, dekat Pantai Naikere, Kabupaten Nabire pada Kamis (30/7). Pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad korban. Pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Pihak sekolah tempat pelaku dan korban bersekolah, SMP Negeri 1 Nabire, memutuskan untuk mengembalikan AWS kepada orang tua sebagai langkah sesuai dengan ketentuan administrasi sekolah. Keputusan itu diambil karena AWS telah berstatus anak yang berhadapan dengan hukum dan menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
Dorongan Agar Kasus Serupa Tidak Terulang
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dina Pitjer, menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus ini kepada aparat penegak hukum. Dia juga mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi evaluasi bagi dunia pendidikan untuk memperkuat pengawasan terhadap peserta didik agar kasus serupa tidak terulang.





